Sedot Keuntungan Di Dunia Maya, Nokia Beli Situs Jejaring Sosial

on Senin, 03 Agustus 2009


Niklas Savander yang merupakan seorang pengusaha dan Wakil Presiden Eksekutif Nokia Corpuration. (SuaraMedia News)

Niklas Savander yang merupakan seorang pengusaha dan Wakil Presiden Eksekutif Nokia Corpuration. (SuaraMedia News)

HELSINKI - Nokia mencapai kesepakatan dengan cellity, perusahaan peranti lunak mobile asal Hamburg, Jerman.

Nama cellity mungkin tidak akrab di telinga para penggiat teknologi ponsel. Namun nampaknya, Nokia tak ragu memberikan kepercayaan pada tim cellity untuk memperkuat kompetensi produk Nokia dalam area jejaring sosial.

Cellular-news, Senin (27/7/2009) melansir, ada beberapa fitur cellity yang menarik perhatian Nokia. Salah satunya adalah fitur addressbook 2.0 feature yang termasuk di dalam cellity Communicator. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk bisa terus mengupdate semua daftar kontak dari daftar nomor telepon, outlook dan jejaring sosial. Mereka pun bisa berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang yang berada dalam daftar kontak dengan menggunakan kategori 'popular channel'.

Peranti lunak besutan cellity telah diunduh sebanyak 5,5 juta kali di lebih dari 150 negara.

"Kami sangat gembira Nokia menjatuhkan pilihan pada tim dan teknologi ciptaan kami. Dengan pengalaman kami membangun solusi networking sosial, kami bisa membantu Nokia mengembangkan layanan yang mereka tawarkan untuk konsumen," kata CEO cellity, Nils Weitemeyer.

Selain memilik aplikasi jejaring sosial mobile, cellity juga memiliki aplikasi lainnya. Sayangnya, Nokia hanya berminat pada aplikasi mobile social network ini dan meminta cellity untuk fokus mengerjakan hal tersebut. cellity pun akhirnya berencana untuk tidak melanjutkan aplikasi lain yang dimilikinya. Kesepakatan ini akan mulai dijalankan pada kuartal ketiga tahun ini. Setelah itu, seluruh staf cellity akan menjadi karyawan resmi Nokia di divisi Nokia Service Unit.

Sementara itu, Pembelian ini sebagai bagian dari upaya Nokia untuk menawarkan layanan Internet.

Plazes (http://www.plazes.com/) menyediakan layanan location-aware yang bisa dipakai penggunanya untuk merencanakan, merekam, dan saling berbagi kegiatan sosial mereka.

Namun, Nokia tidak mengungkapkan nilai dari transaksi itu.

"Akuisisi ini membantu Nokia untuk mempercepat visinya merekatkan semua penduduk dunia, seiring dengan strategi layanan kami yang makin meluas," ujar Niklas Savander, kepala layanan Internet Nokia dalam keterangan tertulisnya.

Perusahaan seperti Plazes berusaha untuk masuk ke layanan baru guna mengakomodasi ponsel yang makin banyak dilengkapi dengan teknologi untuk menunjukkan lokasi para penggunanya.

Nokia mengatakan pihaknya akan memiliki beberapa model yang akan menawarkan layanan seperti itu hingga akhir tahun ini.

Untuk mendukung pertumbuhan baru dengan akan makin menariknya bisnis ponsel dalam beberapa tahun mendatang, Nokia telah menancapkan kukunya di layanan Internet.

Nokia telah mengajukan penawaran US$ 8,1 miliar terhadap perusahaan peta digital Navteq, dan perusahaan asal Finlandia ini juga akan menanamkan jutaan dolar lagi dalam beberapa tahun ke depan.

Plazes memiliki karyawan 13 orang dan operasi utamanya berada di Berlin, Jerman. (okz/inl) www.suaramedia.com

0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini