Robot Bandung Berhasil Jawarai Kompetis Di San Francisco

on Senin, 03 Agustus 2009


Robot DU-114 Buatan Mahasiswa Unikom Bandung yang berhasil memenangkan kompetisi robot Internasional di San Francisco. (SuaraMedia News)

Robot DU-114 Buatan Mahasiswa Unikom Bandung yang berhasil memenangkan kompetisi robot Internasional di San Francisco. (SuaraMedia News)

NEW YORK (SuaraMedia News) - Robot DU-114 buatan mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung berhasil meraih medali emas dalam kompetisi robot internasional di San Francisco, Ahad.

Medali emas langsung dikalungkan oleh salah satu panitia "International Robo Games" kepada si pembuat DU-114, Rudy Hartono, yang merupakan mahasiswa Unikom Bandung.

Konsul Pensosbud Konsulat Jenderal RI di San Francisco Andi Rahadian yang dihubungi ANTARA, Ahad, menjelaskan "DU-114" tampil sebagai pemenang di ajang tersebut untuk kategori robot pemadam api (open fire fighting autonomous robot).

"Untuk kategori ini, ada 11 tim dari berbagai negara yang mengikuti pertandingan. Robot DU-114 tadi menjadi yang tercepat dalam memadamkan api," kata Andi.

Selain DU-114, Indonesia juga menyertakan satu robot lainnya untuk bertanding di kategori yang sama, Next 116.

"International Robo Games" itu sendiri berlangsung pada 12-14 Juni dan diikuti oleh tim dari 20 negara yang bertanding di berbagai kategori.

Tim robot Indonesia dari Unikom Bandung yang dipimpin oleh Purek III Unikom Dr. Aelina Surya akan kembali ke Indonesia pada Selasa (16/6) depan.

Tim tersebut tiba di San Francisco pada 4 Juni lalu, antara lain untuk melakukan pendaftaran pada 5 Juni serta pengecekan keamanan pada 10 Juni yang diwajibkan oleh panitia "International Robo Games".

Pada Sabtu pekan lalu (6/6), tim robot Indonesia sempat unjuk gigi di depan masyarakat Indonesia, mendemonstrasikan kedua robot yang ikut dalam kompetisi.

"DU-114" dan "Next 116" mempertontonkan kepiawaian mereka dalam mencari sumber api dan memadamkan api dengan hembusan angin maupun semprotan air.

Demonstrasi itu dihadiri oleh sekitar 100 orang dari berbagai kalangan, antara lain dari UC Berkeley, keluarga besar Staf KJRI San Francisco, pelajar, mahasiswa, Indonesia Professional Association (IPA), FKGI (Forum Komunikasi Gereja Indonesia), Persahabatan Senior Indonesia (PSI), serta masyarakat Indonesia di San Francisco-Bay Area.

Selama berada di San Francisco, Tim Robot Unikom sempat mengunjungi laboratorium robotika di UC Berkeley dalam rangka merintis kerja sama antara Unikom dengan University of California di Berkeley.

Menurut Andi Rahadian, saat bertandang ke UC Berkeley, mereka diterima oleh George Anwar, warga negara Indonesia yang menjabat sebagai kepala divisi robotika UC-Berkeley.(rpb)www.suaramedia.com

0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini