Liverpool Remuk Di Hajar Malaga

on Senin, 03 Agustus 2009


E-mail Cetak PDF
Rafael Benitez menyaksikan tim asuhannya remuk di tangan tim liga spanyol FC Malaga. (SuaraMedia News)

Rafael Benitez menyaksikan tim asuhannya remuk di tangan tim liga spanyol FC Malaga. (SuaraMedia News)

CORNELLA (SuaraMedia News) - Runner-up Liga Inggris musim lalu, Liverpool, tak berdaya menghadapi serangan tuan rumah Espanyol. Dalam laga persahabatan di Estadi Cornella-El Prat, Minggu (2/8), Steven Gerrard dkk dihajar tiga gol tanpa balas.

Liverpool sebetulnya tampil dengan sebagian besar pemain utama mereka. Gerrard dan Fernando Torres main sejak menit pertama, dibantu oleh Dirk Kuyt, Yossi Benayoun, dan Javier Mascherano. Gerrard bahkan hampir dua kali merobek jaring Carlos Kameni di babak pertama. Pada menit ke-18, misalnya, gelandang Inggris itu melepas tembakan deras dari luar kotak penalti. Bola mental setelah membentur mistar gawang.

Justru tuan rumah berhasil membobol kandang Pepe Reina beberapa menit kemudian. Luis Garcia membawa si kulit bulat ke kotak penalti sebelum menaklukkan Reina dari jarak dekat.

Gerrard hampir saja menyamakannya di menit-menit akhir babak pertama. Kali ini ia berkesempatan mengirim bola lewat tendangan bebas. Ia kembali gagal karena bola menerpa tiang kanan.

Di babak kedua, Reina lagi-lagi dipaksa menyelamatkan gawangnya. Kali ini bidikan Verdu meluncur ke atas gawang. Reina berhasil menepis keluar lapangan. Namun, kiper kedua Spanyol itu tak mampu menahan terkaman mantan pemain Chelsea, Ben Sahar, di menit ke-63. Sahar lepas dari jebakan offside dan leluasa meneroboskan bola di antara kaki Reina. Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Pelatih Liverpool Rafa Benitez gerah dan segera menarik Gerrard dan Torres, lalu memasukkan mantan pemain Espanyol, Albert Riera. Namun, "The Kop" justru kemasukan bola lagi di menit ke-87. Lagi-lagi Sahar membobol gawang Reina usai memanfaatkan bola muntah sepakan Verdu. Sahar bahkan kembali melewati Reina dan hampir membuat hat-trick beberapa saat kemudian, tapi Martin Kelly segera datang mengusir bola di mulut gawang.

Sementara itu, Pelatih Liverpool Rafa Benitez kecewa atas kekalahan timnya di tangan Espanyol. Meski duel kedua tim hanya eksibisi, laga itu tetap penting bagi mereka.

Ini merupakan kekalahan kedua bagi "The Reds" dalam persiapan pramusim mereka. Meski bukan pertandingan resmi, Benitez menegaskan bahwa pemain perlu bersungguh-sungguh main di lapangan. Tiga gol yang bersarang ke gawang Pepe Reina pada laga semalam jelas tak dapat diterima.

"Laga ini sangat penting bagi mereka," tegas Benitez kepada Liverpoolfc.tv. "Bagi kami, itu laga persahabatan, tapi Anda harus bermain sungguh-sungguh di setiap laga dan Anda harus bekerja lebih keras dibanding hari ini."

"Selama 25 menit pertama kami alami kelebihan dan kekurangan yang bisa dimaklumi, tapi di sisa laga mereka di atas kami, memenangi bola dan setiap kali perebutan bola. Anda tidak bisa memenangi laga seperti ini jika tidak bekerja lebih keras," tegasnya.

Liverpool sebetulnya punya beberapa peluang mencetak gol. Kapten Steven Gerrard, misalnya, dua kali gagal menjebloskan si kulit bulat karena bola membentur tiang. Meski demikian, Benitez tak ingin mencari pembenaran atas hal tersebut. Kekalahan timnya malam itu bukan karena kesalahan individual, tapi karena tim tidak bekerja maksimal.

"Saya kira problemnya bukan pada satu atau dua pemain. Saya rasa tim sebagai sebuah kesatuan tidak bekerja keras," komentarnya seraya memuji kekompakan "Los Periquitos" saat menekan timnya.

Kini Benitez berharap dapat mengubah semua itu dalam waktu dua pekan sebelum duel Liga Inggris dimulai. Pada partai perdana musim depan, Gerrard cs akan bertandang ke kandang Tottenham Hostpur. Sebelum itu, mereka masih harus melakoni laga eksibisi lawan klub Norwegia, FC Lyn, di Oslo pada Rabu (5/8/2009) dan menantang Atletico Madrid pada Sabtu (8/8). (kmp) www.suaramedia.com

0 komentar:

Posting Komentar