China Kembangkan Tikus Dari Sel Kulit

on Senin, 03 Agustus 2009

E-mail Cetak PDF
para ilmuan dari china mengembangkan kloning tikus melalui Sel kulit induk. (SuaraMedia News)

para ilmuan dari china mengembangkan kloning tikus melalui Sel kulit induk. (SuaraMedia News)

HONGKONG (SuaraMedia News) - Ilmuwan di China mengembangkan stem cell atau sel induk yang berasal dari kulit tikus. Sel induk yang telah dikembangkan itu selanjutnya digunakan untuk menghasilkan anak tikus.

Mereka menggunakan induced pluripotent skin cells atau sel iPS pada kulit tikus yang telah diprogram ulang sehingga memiliki sifat yang sama dengan sel induk embrionik.

Reuters, Jumat (24/7/2009) melansir, sel induk embrionik tersebut memiliki kemampuan untuk berubah bentuk menjadi jenis sel apa saja. Pada tikus, sel induk tersebut kemudian dapat ditanamkan kedalam rahim tikus betina untuk menghasilkan anak tikus.

Melalui penelitian ini, para ahli berpendapat, secara teori sangat mungkin untuk menciptakan kloning manusia dengan menggunakan sel jaringan yang terdapat pada kulit manusia lainnya.

Namun, tidak ada ilmuwan yang berani melakukan eksperimen ini terkait kontroversi dengan kode etik dan kepercayaan agama.

"Kami sangat yakin akan ada manfaat besar yang dihasilkan dari eksperimen ini. Hasil riset kami akan digunakan untuk memahami akar penyebab suatu penyakit pada makhluk hidup, terutama manusia. Dengan demikian kita bisa menemukan metode yang tepat untuk terapi pengobatan penyakit," kata Fanyi Zeng dari Shanghai Institute of Medical Genetics.

Zeng juga menambahkan, penggunaan sel iPS tidak akan diterapkan dalam reproduksi manusia. Bagaimanapun, menurutnya hal itu sangat bertentangan dengan etika.

"Secanggih apapun teknologi yang dikembangkan manusia, tetap harus memiliki batasan etika. Kita tidak layak mengembangkan manusia dari sel kulit," kata Zeng.(okz) www.suaramedia.com

0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini